(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam merosot pada hari ini Kamis, 8 Oktober 2026, mengikut kemerosotan harga perak dunia.
Harga perak antam hari ini Kamis, 8 Oktober 2026 merosot Rp1.200, menjadi Rp40.000/gram.
Pada perdagangan sebelumnya, hari Selasa, 7 Oktober 2026, harga perak antam merosot Rp300, menjadi Rp41.200/gram.
Harga perak ditutup turun tajam pada hari Rabu, 7 Oktober 2026, tertekan penguatan dolar AS dan imbal hasil Treasury AS, serta sikap hawkish yang tercermin dalam risalah rapat The Fed.
Harga perak spot ditutup turun 2,56% pada $59,79.
Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun 2,10% pada $60,29.
Perak sempat dibuka di level tertinggi dalam sepekan, namun kenaikan itu memudar setelah dolar AS menguat dan imbal hasil Treasury AS tenor panjang kembali naik mendekati level tertingginya. Perak menembus level $59,69, yaitu level terendah hari Jumat, dan sempat turun hingga $58,99.
Tekanan juga datang dari risalah rapat FOMC 15-16 September. Seluruh peserta rapat mendukung kenaikan suku bunga 25 basis poin, dan sebagian besar menilai satu kenaikan lagi kemungkinan tepat hingga akhir tahun.
Menurut CME FedWatch, peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan 28 Oktober berada di atas 78%, namun peluang kenaikan 25 bp pada Desember mendekati 69%.
Pasar juga menanti lelang obligasi Treasury tenor 10 tahun senilai $39 miliar, yang menambah kewaspadaan terhadap imbal hasil yang tinggi. Harga logam mulia lain ikut tertekan, dengan platinum turun 3,0% dan paladium turun 2,7%.
Penurunan harga perak tertahan oleh turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed bulan Oktober setelah data tenaga kerja AS yang lemah, serta ketegangan AS-Iran yang masih berlanjut dengan kebuntuan di Selat Hormuz.
Malam nanti akan dirilis data klaim pengangguran mingguan AS.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak turun jika dolar AS terus menguat. Namun jika data klaim pengangguran AS terealisir naik yang menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja, dan menekan dolar AS, akan menguatkan harga perak.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $59,02-$57,85. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,33-$62,47.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $58,87-$57,70. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $61,18-$62,32.








