Harga Beli Emas Antam Hari ini Senin 12 Oktober 2026 Naik Rp2.000; Harga Buyback Naik Rp7.000

159

(Vibiznews – Commodity) Harga Emas Antam naik pada hari ini Senin, 12 Oktober 2026, mengikuti kenaikan harga emas dunia di sesi perdagangan Asia hari Senin.

Harga beli emas antam hari ini Senin, 12 Oktober 2026, naik Rp2.000, menjadi Rp2.594.000/gram.

Harga buyback (jual kembali) emas antam hari ini Senin, 12 Oktober 2026, naik Rp7.000 menjadi Rp2.408.000/gram.

Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Senin 12 Oktober 2026 Naik Rp2.000; Harga Buyback Naik Rp7.000

Harga emas bergerak naik pada awal pekan ini di sesi perdagangan Asia hari Senin, 12 Oktober 2026, terbantu penurunan harga minyak.

Harga emas spot bergerak naik 0,21% pada $4.203,30 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 bergerak naik 0,43% pada $4.234,5 per ons.

Kenaikan harga emas terbantu pelemahan harga minyak. Harga minyak bergerak turun pada awal pekan di sesi perdagangan Asia hari Senin, 12 Oktober 2026, setelah Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan mengumumkan gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina.

Penurunan harga minyak mentah menurunkan ekspektasi inflasi, dan mendukung harga logam mulia.

Namun eskalasi akhir pekan dapat menguatkan dolar AS sebagai safe haven.

Ketegangan Timur Tengah meningkat di akhir pekan. Sedikitnya 12 orang tewas dan ratusan orang terluka dalam serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Sabtu, 10 Oktober. Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan bergabung dengan Arab Saudi dalam aksi balasan terhadap Houthi di Yaman. Trump juga kembali membuka peluang serangan militer terhadap Iran.

Eskalasi ini berpotensi lebih menguntungkan dolar AS dibanding emas. Dolar AS cenderung diburu sebagai aset safe haven, sementara kenaikan harga minyak memperkuat ekspektasi inflasi dan peluang pengetatan The Fed. Kondisi ini mendorong imbal hasil Treasury AS bertahan tinggi, yang menekan emas karena tidak memberikan imbal hasil.

Pasar kini menanti data inflasi AS. CPI utama bulan September diperkirakan naik 0,6% secara bulanan (3,6% secara tahunan), sedangkan CPI inti diperkirakan naik 0,2%.

Data CPI dirilis Rabu, 14 Oktober, dan FOMC berikutnya digelar 27-28 Oktober.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak naik terbantu kenaikan harga emas. Namun jika eskalasi konflik di Timur Tengah terus meningkat, terutama serangan terhadap bandara Arab Saudi dan rencana keterlibatan AS melawan Houthi, dapat meningkatkan permintaan safe haven dolar AS. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil Treasury AS yang tinggi juga dapat menekan emas. Namun harga emas dapat bergerak naik jika dolar AS melemah terpicu sinyal positif dari diplomasi AS-Iran, atau jika data CPI AS terealisir di bawah perkiraan.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.148-$4.102. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.224-$4.254.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.170-$4.124. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.248-$4.280.