(Vibiznews – Commodity) Harga emas dunia ditutup turun Rabu, akankah menurunkan harga emas antam hari ini Kamis, 15 Oktober 2026?
Harga emas berakhir turun pada hari Rabu, 14 Oktober 2026, tertekan data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.
Harga emas spot ditutup turun 1,34% pada $4.105,46 per ons.
Harga emas berjangka AS kontrak Desember 2026 ditutup turun sekitar 1,66% pada $4.107,9 per ons.
Pada perdagangan sebelumnya, harga Emas Antam tidak berubah pada hari Rabu, 14 Oktober 2026, meskipun harga emas dunia ditutup turun.
Harga beli emas antam hari Rabu, 14 Oktober 2026, tidak berubah pada Rp2.574.000/gram.
Harga buyback (jual kembali) emas antam hari Rabu, 14 Oktober 2026, tidak berubah pada Rp2.383.000/gram.
Harga logam mulia membukukan penurunan hari ketiga beruntun setelah Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan September naik 3,7% secara tahunan, lebih tinggi dari perkiraan. Data tersebut mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury, sehingga emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik.
Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 90% bagi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember, sementara peluang kenaikan pada pertemuan FOMC 27-28 Oktober ikut terdongkrak oleh data inflasi tersebut.
Sebelumnya, Presiden The Fed New York, John Williams, menyatakan satu kali kenaikan suku bunga lagi pantas dilakukan tahun ini, meski ia tidak memperkirakan pengetatan lanjutan pada 2027.
Presiden The Fed Richmond, Thomas Barkin, menyebut laporan CPI lebih tinggi dari yang diharapkan dan enggan memproyeksikan keputusan FOMC bulan Oktober. Ia menambahkan bahwa data PPI akan membantunya menilai prospek inflasi.
Emas masih mendapat dukungan terbatas dari ketegangan di Timur Tengah serta pembelian bank sentral, yang menahan koreksi lebih dalam.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan hari ini, harga emas antam dapat turun mengikuti pelemahan harga emas dunia.








