Rekomendasi Harga Minyak 15 Oktober 2026 : Waspadai Profit Taking; Ketegangan Timur Tengah Mengangkat Harga

88

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah ditutup naik pada hari Rabu, 14 Oktober 2026, dengan WTI mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terpicu ketegangan di Timur Tengah dan data persediaan minyak AS yang turun tajam.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS ditutup naik 1,01% pada $95,09 per barel, level tertinggi dalam tiga minggu.

Harga minyak mentah berjangka Brent ditutup naik 0,35% pada $106,06 per barel.

Harga minyak naik setelah sebuah rudal Houthi menghantam gedung perkantoran di kompleks kantor pusat Saudi Aramco di Dhahran pada Selasa, menyebabkan kebakaran terbatas tanpa korban jiwa, menurut Kementerian Energi Arab Saudi. Pasukan Yaman memperingatkan serangan terhadap bandara dan fasilitas minyak Saudi akan berlanjut. Koalisi pimpinan Saudi juga mengatakan berhasil mencegat rudal balistik yang ditembakkan ke Riyadh pada Rabu, sementara bandara Riyadh yang telah diserang empat kali ditutup hingga 17 Oktober.

Dari sisi pelayaran, pejabat Iran menyebut taktik baru untuk menargetkan kapal dan menjaga harga tetap tinggi.
Dari sisi data, American Petroleum Institute melaporkan persediaan minyak mentah AS turun 11,1 juta barel pada pekan yang berakhir 9 Oktober.

IEA menyatakan ekspor minyak mentah Teluk mencapai 75% dari level sebelum perang. IEA juga memperingatkan ketatnya pasokan diesel akan berlanjut hingga 2027. WTI naik lebih tinggi dari Brent sehingga selisih keduanya menyempit, tanda minyak mentah AS menjadi sumber alternatif pasokan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak masih cenderung menguat selama serangan Houthi terhadap infrastruktur Saudi dan ancaman terhadap kapal tanker berlanjut. Data persediaan AS yang menunjukkan penarikan stok turut menopang harga. Namun jika pemulihan ekspor Teluk berlanjut, pasokan diesel Rusia terealisasi, atau muncul sinyal de-eskalasi, harga berpotensi terkoreksi. Juga perlu diwaspadai aksi ambil untung setelah harga minyak terus meningkat.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $94,02-$92,95. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $96,11-$97,13.

Harga minyak mentah berjangka Brent diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $105,13-$104,20. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $107,07-$108,08.