(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam naik pada hari ini Senin, 2 November 2026, mengikuti kenaikan harga perak dunia di sesi perdagangan Asia hari Senin.
Harga perak antam hari ini Senin, 2 November 2026 naik Rp450, menjadi Rp34.100/gram.
Pada perdagangan sebelumnya, harga perak antam berada pada Rp33.650/gram.
Harga perak bergerak naik pada sesi perdagangan Asia hari Senin, 2 November 2026, pulih dari level terendah dalam hampir satu tahun seiring dengan penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran mengenai inflasi dan potensi kenaikan suku bunga.
Harga perak spot bergerak naik 1,9% pada $50.
Harga perak berjangka AS kontrak Desember 2026 bergerak naik 1,79% pada $`50,16.
Harga minyak melemah di tengah tanda-tanda adanya upaya diplomatik yang terus berlanjut untuk mencegah aksi militer baru oleh AS terhadap Iran pasca pemilihan paruh waktu. Presiden Trump sebelumnya sempat mengancam akan kembali melancarkan serangan terhadap Iran setelah pemilihan tersebut, sementara Teheran memperingatkan akan adanya pembalasan yang lebih luas.
Di sisi lain, para investor tengah menantikan laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis minggu ini—sebuah data yang sangat diperhatikan—untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut mengenai prospek kebijakan moneter Federal Reserve.
Saat ini, pasar memperkirakan adanya peluang sekitar 75% untuk kenaikan suku bunga pada bulan Desember.
Pekan lalu, perak menghadapi tekanan jual yang signifikan karena kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai inflasi akibat harga energi telah memperkuat ekspektasi akan kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed. Aksi jual saham secara global, yang dipicu oleh kekhawatiran terkait kecerdasan buatan (AI), juga mendorong para investor untuk melikuidasi kepemilikan perak mereka guna menutupi kerugian pada aset-aset lain.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik terdukung pelemahan harga minyak, yang meredam kekhawatiran kenaikan inflasi dan suku bunga Fed. Namun jika aksi jual saham berlanjut, ketegangan Hormuz mendorong harga minyak naik, dan ekspektasi kenaikan suku bunga Desember menguat, harga perak dapat turun.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $51,27-$53,42. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $47,92-$46,72.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $51,43-$53,59.Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support `$48,01-$46,75.








