Jelang penutupan perdagangan saham sesi I hari ini (11/11), saham PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) banyak diburu pasar lokal hingga meraih valuasi Rp150 miliar lebih dari Rp200 miliar yang sudah diperdagangkan. Namun pergerakan sahamnya dari perdagangan kemarin berusaha naik meski dibandingkan perdagangan sebelumnya saham masih anjlok hingga -1,2%.
Harga saham BBRI hingga perdagangan siang ini masih sama dengan harga awal perdagangan di posisi 10450 setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada level yang sama. Jika melihat market cap bank BUMN ini sejak IPO 12 tahun lalu, merupakan market cap paling besar diantara bank BUMN lainnya.
Sejak IPO market cap BBRI hanya sebesar Rp11,47 triliun, berjalannya waktu perdagangan hingga kini bank tersebut memiliki market cap sebesar Rp263 triliun. Namun tidak bisa dipungkiri, peningkatan market cap tersebut didorong oleh kinerja keuangan perusahaanyang terus melaju
Melihat kinerja keuangan periode Q3 lalu saja, bank pelat merah ini berhasil meraih peningkatan laba 1,41% menjadi Rp18,29 triliun dari laba periode sama tahun 2014 di posisi Rp18,03 triliun. Selain itu net interest margin (NIM) BRI turun dari 8,78% menjadi 8% dan ini berdampak dari peningkatan dana murah dan cost of fund yang turun.
Meski secara aset, nilainya bertambah namun BBRI naikkan provisi bank dari Rp 4,8 triliun menjadi Rp 6,8 triliun. Sebagai informasi, komposisi dana murah per bulan september naik menjadi 56,2% dan berhasil menurunkan cost of fund menjadi 4,2% dari 4,3% di kuartal tiga tahun 2014.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (11/11/15) saham BBRI dibuka pada level 10450 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level sama dan kini bergerak dalam kisaran 10475-10450 dengan volume perdagangan saham sudah mencapai 9300 lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, saham BBRI sejak 2 pekan terakhir hingga siang ini terus konsolidasi. Namun kini terpantau indikator Stochastic menunjukkan pergerakan turun ke area jenuh jualnya.
Indikator Average Directional menunjukkan garis +DI masih berada di bawah garis –DI namun garis ADX menurun menggambarkan bahwa tren saham BBRI diperkirakan flat. Dengan kondisi teknikalnya, rekomendasi trading hari ini berada di target support pada level 10257 hingga resistence di level 10731.
Lens Hu/VMN/VBN/ Senior Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens



