Mengakhiri perdagangan saham akhir pekan hari Jumat (9/9), Indeks Harga Saham Gabungan lanjutkan pelemahan perdagangan sebelumnya hingga terjun ke posisi terendah dalam 29 hari perdagangan. IHSG anjlok parah oleh aksi profit taking yang cukup besar, khususnya dari investor asing dengan net sell sebesar Rp953 miliar.
IHSG ditutup turun 1,7 persen pada posisi 5281.92, demikian indeks LQ 45 turun 2 persen pada 906. Pelemahan IHSG hari ini ditekan oleh anjloknya semua sektor saham yang dipimpin oleh sektor consumer dan sektor finance yang anjlok 2,39% dan 1,76% masing-masing.
Lihat: IHSG Akhir Pekan Mendung, Ditekan Saham Perbankan Dan Consumer
Saham – saham unggulan yang jatuhkan semua sektor tersebut hingga masuk teritori negatif paling banyak dilakukan oleh saham-saham perbankan dan consumer seperti saham KAEF, ICBP, INDF, KLBF, UNVR, GGRM, BMRI, BBNI, BBCA. Selain itu terdapat saham unggulan yang ikut menekan indeks seperti saham EXCL, TLKM, WIKA, ADHI, PTPP, BSDE, ASRI, INCO, ANTM, ITMG, BMTR, MNCN, UNTR, AKRA, AALI, LSIP, ASII, INTP, dan CPIN.
Dalam perdagangan akhir pekan ini hampir semua saham-saham unggulan didera oleh investor asing sehingga anjlok cukup parah kecuali saham PTBA yang berhasil menguat sendiri dengan penguatan yang tipis 0,25 persen.
Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang



