Meski Alami Tekanan, Rupah Sepekan Paling Kuat Lawan Dollar

1189

Di tengah perdagangan pasar valas spot sesi Eropa (9/9) dan sekaligus mengakhiri perdagangan valas tanah air pekan ini, rupiah masih lemah dan semakin dalam jatuhnya di tengah pelemahan dollar AS terhadap banyak rivalnya. Secara mingguan rupiah berhasil cetak penguatan pekan ini setelah 2 pekan berturut melemah.

Pergerakan  rupiah yang sangat lemah dalam pekan ini membuat investor asing semakin kuras modalnya  dari bursa saham dengan lakukan profit taking cukup besar hingga  mencetak net sell Rp953 miliar.  Aksi jual saham asing ini memberikan tekanan  kuat   bagi laju IHSG yang ditutup anjlok  1,7%.

Lihat: Hanya 1 Saham Unggulan Yang Berhasil Untung Ditengah Kerugian IHSG

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot siang  ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,31% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13103/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13088/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperkuat.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini diperkuat   ke  13089  dari  posisi 13090 perdagangan hari Kamis (8/9),  sedangkan kurs transaksi antar bank menguat  ke posisi 13154  setelah perdagangan sebelumnya 13155.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan awal pekan diperkirakan  dibuka positif  jika tekanan yang dialami dollar AS bersambung pada sesi malam oleh sunyinya penggerak kuat pada sesi Amerika.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here