EUR/USD Memperpanjang Keuntungan Ke 1.1200 Karena Turunnya Imbal Hasil AS & Lemahnya Data ekonomi AS.

607

(Vibiznews-Forex) EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.1200 pada awal dimulainya perdagangan sesi Eropa dengan imbal hasil AS terus mengalami penurunan. Pemilihan Parlemen Uni Eropa sedang berlangsung. Durable goods AS kurang daripada yang diantisipasikan dengan angka – 2.1%.

EUR/USD menyentuh kerendahan baru dalam tahun 2019 di 1.1107, namun ini sebenarnya hanya 4 pips dibawah dari sebelumnya., dan ini nampaknya telah menandai akhirnya dari penurunan. Pasangan matauang paling popular di dunia ini melangkah maju kembali dengan secara spektakuler dan bukannya terus turun kebawah 1.1100, malah berhasil naik mengatasi 1.1200.

Pergerakan naik diatas menunjukkan pertarungan yang keras diantara dua matauang ini . Lemahnya indeks purchasing manager Jerman memberikan kontribusi bagi kejatuhan, sementara data AS yang lemah mendorong “greenback” turun. Data PMI Markit AS meleset dari yang diperkirakan, memproyeksikan perlambatan di dalam negara dengan ekonomi terbesar di dunia, yang pada gilirannya mendorong para investor beralih ke obligasi AS yan aman. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun jatuh kebawah, posisi yang terendah sejak akhir 2017 dan membuat USD yang menjadi kurang menarik.

Pasar kelihatannya mengabaikan pesan the Fed yang tidak akan memotong tingkat bunga dan fokus pada intensifikasi perang dagang yang tidak meningkatkan dan malah kemungkinan telah membuat kerusakan kepada ekonomi AS. Presiden Trump mengatakan bahwa kelonggaran bagi Huawei bisa menjadi bagian dari kesepakatan perdagangan yang lebih luas, dengan mengakui bahwa alasan keamanan tidak merupakan satu-satunya alasan untuk memblacklist raksasa telecom Cina. Dan sementara Trump berusaha mencari kesepakatan, pemerintahan dilaporkan sedang menyiapkan tarif yang akan dikenakan kepada negara-negara yang dipandang memanipulasikan matauang mereka.

Secara tehnikal, kenaikan pasangan matauang ini akan berhadapan dengan “resistance” yang terdekat di 1.1225 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.1265 dan akhirnya 1.1325. Sebaliknya penurunannya akan berhadapan dengan “support” terdekat di 1.1190 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1165 dan akhirnya 1.1107.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here