Emas Menguat Sebentar Setelah Komentar Gubernur Federal Reserve Jerome Powell

491

(Vibiznews-Commodity) Harga emas diperdagangkan naik sedikit namun turun dari ketinggian sesi hari kemarin setelah lompatan sebentar yang tiba-tiba menyusul pernyataan dari Gubernur Fed Jerome Powell yang mengatakan pada konferensi pers bahwa pertikaian sekarang antara AS dengan para partner dagang utamanya mendapatkan perhatian dari the Fed. Powell juga mengatakan inflasi tetap bukanlah sesuatu yang problematik dan bahwa the Feda akan bertindak sepantasnya untuk melanjutkan ekspansi ekonomi Amerika Serikat.

Harga emas pada awal hari perdagangan kemarin sempat menyentuh ketinggian Sembilan minggu. Emas berjangka bulan Agustus terakhir diperdagangkan naik $2.00 pada $1,330.00.

Harga emas naik sebentar menyusul apa yang dianggap pasar sebagai komentar yang “dovish” dari Gubernur Federal Reserve Jerome Powell.

Di dalam pernyataan pembukaannya pada konferensi kebijakan moneter di Chicago, Powell mengatakan meningkatnya keprihatinan mengenai ketegangan perdagangan yang naik di AS, mengatakan bank sentral sedang memonitor isu tersebut dengan ketat.

“.Kita tidak tahu bagaimana atau kapan isu-isu ini akan selesai. Sebagaimana biasanya, kita akan bertindak sepantasnya untuk menunjang ekspansi, dengan pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi yang mendekati obyektif simetrik 2 persen.”

Royce Mendes, senior economist di CIBC Capital Markets mengatakan bahwa komentar dari powell menambah kepada bisikan pasar yan terus bertumbuh mengenai akan segera keluarnya kebijakan moneter yang longgar.

Menurut para ekonom, meningkatnya ketegangan perdagangan, khususnya ancaman tarif yang baru terhadap Mexico bisa membebani pertumbuhan dan menjungkir balikkan Amerika Serikat dan ekonomi global kedalam resesi. Ekspektasi pasar untuk kebijakan moneter yang lebih longgar telah meningkat tajam pada beberapa sesi terakhir.

CME FedWatch Tool menunjukkan bahwa pasar memperhitungkan dalam harga kemungkinan 51% bank sentral Amerika Serikat akan  memangkas tingkat bunga secepatnya pada bulan Juli.

Obligasi AS terus diperdagangkan dekat kerendahan selama dua tahun dengan chorus untuk pemotongan tingkat bunga bertumbuh menjadi lebih kuat. Menurut para analis komoditi, ini adalah lingkungan yang sempurna bagi emas pada saat imbal hasil obligasi menurun, mendorong tingkat bunga riil turun, mengurangi opportunity costs dari metal kuning.

Secara tehnikal, kenaikan harga emas akan berhadapan dengan “resistance” terdekat di $1,311.44 yang apabila terlewati akan lanjut ke $1,359.57 dan akhirnya $1,374.29. Sebaliknya penurunan harga emas akan berhadapan dengan “support” terdekat di $1,284.16 yang apabila terlewati akan lanjut ke $1,267.82 dan akhirnya $1,256.97.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here