GBP/USD Konsolidasi Disekitar 1.2700 Ditengah Komentar Johnson Yang Kontradiktif

528

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan dibwah 1.2700, sedikit berubah. Boris Johnson telah berkomitmen untuk meninggalkan Uni Eropa pada tenggat waktu Oktober dengan atau tanpa kesepakatan namun berkata kemungkinan bagi tidak adanya kesepakatan adalah rendah. GDP AS muncul sesuai dengan yang diperkirakan.

Pasangan matauang ini memperpanjang momentum “sideways” selama perdagangan sesi Asia pada hari Kamis kemarin dan nampaknya tidak terpengaruh oleh komentar Johnson yang mengejutkan bahwa kemungkinan dari terjadinya Brexit tanpa kesepakatan adalah “sejuta banding satu”.

Sementara itu, South China Morning Post melaporkan di Asia bahwa AS dan Cina secara tentatif setuju untuk mengadakan gencatan senjata menjelang pertemuan G20 pada akhir minggu.

Berita ini mengangkat saham-saham Asia dan dipandang sebagai

melonggarkan tekanan terhadap Federal Reserve untuk memangkas tingkat bunga, yang terus memberikan dukungan terhadap dolar AS dan memberikan tekanan terhadap pasangan matauang GBP/USD.

Amerika Serikat merilis data GDP kuartal pertama, yang muncul pada angka 3.1% sesuai dengan yang diperkirakan, dan inflasi PCE kuartal pertama direvisi naik menjadi 0.5%. Inflasi lebih kuat daripada yang diperkirakan dengan Personal Consumption Expenditures (PCE) Index meningkat 1.2% di dalam tiga bulan pertama dari tahun ini, naik dari perkiraan awal 1.0%. GDP Price Index naik 1%, naik dari perkiraan awal 0.8%.

Investasi bisnis juga lebih kuat dari pada yang diperkirakan meningkat 4.4%, naik dari perkiraan sebelumnya 2.3%.

Perdagangan juga bercampur dengan ekspor meningkat 5.4% pada kuartal pertama, naik dari perkiraan sebelumnya 4.8%, sementara, impor sedikit lebih kuat daripada yang diperkirakan, menunjukkan angka negatif sebesar 1.9%, naik dari perkiraan sebelumnya -2.4%.

Amerika Serikat juga mempublikasikan angka pengangguran mingguan untuk minggu yang berakhir pada tanggal 21 Juni yang tanpa diduga naik menjadi 227.000.

Klaim pengangguran AS naik 10.000. Ekspektasi konsensus yang dikompilasi dari berbagai organisasi baru memperkirakan klaim pengangguran awal disekitar 216.000 sampai 220.000. Pemerintah merevisi penghitungan minggu lalu menjadi 217.000 dari sebelumnya yang dilaporkan sebanyak 216.000.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2655 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2600 dan kemudian 1.2506. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2700 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.12760 dan kemudian 1.2800.

Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner  Vibiz Consulting

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here