IHSG Rabu Pagi Menguat ke Sekitar Level 6.058; Bursa Asia Mixed Setelah Koreksi Wall Street

465
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (7/7) terpantau menguat 15,830 poin (0,26%) ke level 6.062,941 setelah dibuka naik ke level 6.059,877. IHSG mulai dengan agak lompat meneruskan penguatan kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed mencari arah setelah Wall Street ditutup terkoreksi dari rally dan rekornya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini terpantau terkoreksi 0,14% atau 20 poin ke level Rp 14.490, dengan dollar AS di pasar uang Asia melandai dengan turun tipis setelah menguat di sesi global sebelumnya; sempat bangkit oleh pelemahan euro karena data ekonomi Jerma yang mengecewakan di antara investor yang menanti rilis minutes the Fed. Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.470.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 12,766 poin (0,21%) ke level 6.059,877. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,126 poin (0,25%) ke level 849,088. Pagi ini IHSG menguat 15,830 poin (0,26%) ke level 6.062,941. Sementara LQ45 terlihat naik 0,50% atau 4,208 poin ke level 851,170.

Tercatat saat ini sebanyak 179 saham naik, 191 saham turun dan 171 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street yang ditutup Rabu subuh WIB ini berakhir melemah untuk Dow Jones dan S&P 500 disebabkan oleh aksi ambil untung dari level rekor sebelumnya. Sedangkan, bursa regional pagi ini terlihat bias negatif, di antaranya Indeks Nikkei yang merosot 0,92%, dan Indeks Hang Seng yang turun 0,78%.

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam sentimen positif, sementara bursa kawasan Asia pagi mixed mencari arah setelah Wall Street ditutup terkoreksi. Berikutnya IHSG kemungkinan akan bergerak terbatas dalam konsolidasinya, dengan tetap mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.135 dan 6.231. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5.884, dan bila tembus ke level 5.833.

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group
Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here