(Vibiznews – Commodity) Harga emas diperdagangkan turun pada awal perdagangan sesi AS hari Senin. Postur harian yang bearish dari pasar diluar pasar metal berharga membuat pergerakan naik harga emas terhenti, dengan harga minyak mentah turun tajam dan indeks dollar AS mengalami kenaikan.
Emas berjangka kontrak bulan Agustus turun $5.90 ke $1,809.10 per troy ons. Sementara perak Comex bulan September turun $0.45 ke $25.35.
Indeks dollar AS menyentuh ketinggian 3 ½ bulan semalam dengan indeks dollar AS dalam jangka pendek terus dalam tren naik.
Sementara itu, harga minyak mentah Nymex turun secara solid, menyentuh kerendahan empat minggu dan diperdagangkan disekitar $69.80 per barel. Pertemuan OPEC Plus pada hari Minggu secara mengejutkan memperlihatkan bahwa kartel minyak terbesar di dunia ini setuju untuk menaikkan produksi minyak mentah secara kolektif disekitar 400.000 barel sehari tiap bulan sampai akhir tahun 2022.
Yields treasury AS 10 tahun turun menyentuh 1.255%. Yields obligasi mengalami penurunan karena pembelian safe-haven dengan pasar saham global menjadi sedikit goyah.
Mulai kelihatan antusiasme para trader dan investor kehilangan momentum dengan varian baru Covid 19 yang baru meningkat di sebagian daerah di dunia, termasuk di AS membawa keprihatinan akan melambatnya ekonomi global dikombinasikan dengan naiknya inflasi yang bisa membawa dunia kembali ke stagflasi.
“Support” terdekat menunggu di $1,800 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,791 dan kemudian $1,775. “Resistance” terdekat menunggu di $1,818 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $1,825 dan kemudian $1,850.
Ricky Ferlianto/VBN/Managing Partner Vibiz Consulting
Editor: Asido


