(Vibiznews – Commodity) – Harga gula pada penutupan pasar hari Kamis naik tinggi karena produksi gula akan turun akibat kerusakan pengaruh dua keadaaan pembekuan dan kekeringan.
Harga gula Oktober di ICE New York naik 69 sen (3.85%) menjadi $18.62 dan harga gula Oktober di ICE London naik 3.24%.
Wilmar International pada hari Selasa menurunkan perkirakan produksi gula karena kerusakan akibat cuaca beku dan kering sehingga produksi gula di 2021/22 menjadi 28 MMT turun 27% dari tahun lalu, mencapai produksi terendah dalam 10 tahun terakhir. Wilmar juga mengingatkan bahwa produksi gula di 2022/23 belum tentu naik lagi akibat kerusakan karena kekeringan dan beku pada tanaman tebu.
Harga gula juga naik pada hari Selasa setelah StoneX mengurangi outlook pasar gula global di 2021/22 menjadi defisit 1 MMT dari perkiraan sebelumnya surplus 1.7 MMT, ini membuat pasar gula global defisit untuk tahun yang ke tiga .
Unica melaporkan pada hari Selasa bahwa hasil gula di Brazil’s Pusat dan Selatan turun 2.84% dari tahun lalu pada pertengahan pertama bulan Juli menjadi2.944 MMT. Kenaikan dari kontrak pengiriman menjadi 37% tahun ini menurut Xeneta, membuat permintaan gula meningkat walaupun kekurangan container membuat permintaan dan harga gula turun .
Harga gula pada 4 Juni naik karena perkiraan the International Sugar Organization (ISO) untuk pasar gula global di 2021/22 defisit 2.7 MMT naik dari defisit 3.1 MMT pada 2020/21.
Pada 25 Mei lalu Conab memperkirakan produksi gula Brazil di 2021/22 akan turun 5.7% dari tahun lalu menjadi 38.9 MMT. Conab juga menurunkan produksi gula Brazil menjadi 41.3 MMT dari perkiraan Desember 41.8 MMT.
Produksi gula yang melimpah dari India membuat harga gula turun, setelah India’s Sugar Mills Association pada 14 Juli memperkirakan produksi gula India di 2021/22 naik menjadi 31 MMT dari 30.9 MMT di 2020/21.
Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $18.10 kemudian ke $ 17.80 sedangkan resistant pertama di $18.80 dan berikut ke $19.10.
Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting



