Investor Mengabaikan Omicron; Risk-On di Tahun Baru — Global Market Outlook, 3-7 January 2022 by Alfred Pakasi

920

(Vibiznews – Editor’s Note) – Pasar investasi global pada minggu lalu diwarnai dengan sejumlah isyu, di antaranya:

  • Pasar investasi global dalam perdagangan tipis karena suasana libur akhir tahun.
  • Investor yang di dalam pasar umumnya risk-on, mengabaikan perkembangan varian Omicron, yang mengangkat indeks bursa saham.
  • Memasuki tahun 2022, sentimen ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed yang lebih cepat nampaknya akan menguat.

Untuk korban virus, berita resmi terakhirnya, sudah sekitar 288.5 juta orang terinfeksi di dunia dan 5.45 juta orang meninggal, dan menyebar ke 220 negara dan teritori.

Pasar saham dunia terpantau menguat, harga emas rally bertahap, dan US dollar terkoreksi di akhir tahun.

Minggu berikutnya, isyu antara perkembangan pandemi virus corona dan prospek pemulihan ekonomi dunia akan kembali mewarnai pergerakan pasar. Seperti apa dinamika pasar hari-hari ini? Berikut detail dari Vibiznews Global Market Review and Outlook 3-7 January 2022.

===

Pasar Forex

Minggu lalu di pasar forex, mata uang dollar secara mingguan terkoreksi ke satu bulan terendahnya dalam perdagangan yang tipis, namun mencatat penguatan hampir 7% sepanjang 2021, tahun terbaiknya sejak 2015, oleh ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed yang lebih cepat, di mana indeks dolar AS secara mingguan berakhir turun ke 95.67. Sementara itu, pekan lalu euro terhadap dollar terpantau naik ke 1.1383. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan berada antara level resistance pada 1.1570 dan kemudian 1.1616, sementara support pada 1.1185 dan 1.1100.

Pound sterling minggu lalu terlihat menguat ke level 1.3532 terhadap dollar. Untuk minggu ini pasar berkisar antara level resistance pada 1.3698 dan kemudian 1.3834, sedangkan support pada 1.3160 dan 1.3134. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir naik ke level 115.09. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 115.52 dan 115.92, serta support pada 113.14 serta level 112.53. Sementara itu, Aussie dollar terpantau menguat ke level 0.7271. Range minggu ini akan berada di antara resistance level di 0.7371 dan 0.7471, sementara support level di 0.7082 dan 0.6993.

Pasar Saham

Untuk pasar saham kawasan, pada minggu lalu di regional Asia secara umum menguat mengikuti rally di Wall Street dengan pasar mengabaikan perkembangan virus varian Omicron. Indeks Nikkei secara mingguan terpantau berakhir menguat ke level 28,792. Rentang pasar saat ini antara level resistance di level 29,333 dan 29,960, sementara support pada level 27,594 dan 27,293. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menguat ke level 23,398. Minggu ini akan berada antara level resistance di 25,747 dan 26,560, sementara support di 23,155 dan 23,124.

Bursa saham Wall Street minggu lalu berakhir menguat dan sempat mencetak rekor di antara investor yang cenderung risk-on dan mengabaikan Omicron. Dow Jones secara mingguan menguat ke level 36,338, dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 36,489 dan 36,679, sementara support di level 34,665 dan 34,007. Dow tercatat menguat 5 bulan berturut-turut. Index S&P 500 minggu lalu naik ke level di 4,772.8, dengan berikutnya range pasar antara resistance di level 4,796 dan 4,811, sementara support pada level 4,533 dan 4,495.

Pasar Emas

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau menguat di minggu ketiganya oleh terkoreksinya dollar di akhir tahun, sehingga harga emas spot secara mingguan menguat ke level $1,828.38 per troy ons. Untuk sepekan ke depan emas akan berada dengan rentang harga pasar antara resistant di $1877 dan berikut $1903, serta support pada $1784 dan $1753.

 

Tahun yang penuh gejolak pasar, 2021, baru dilalui, dan sekarang kita memasuki tahun baru 2022. Banyak pelajaran dapat diambil melewati fluktuasi pasar tahun lalu, dan itu merupakan bekal strategi investasi yang baik di tahun ini. Namun, tidak banyak investor punya waktu lebih untuk pelajari pasar secara detail karena kesibukan kerja dan yang lainnya. Untuk kebutuhan demikian, vibiznews.com harusnya menjadi jalan pintas untuk kapan saja dan setiap waktu mengetahui situasi tren pasar, baik dari sisi historis maupun outlook-nya. Bergabunglah bersama kami. Bagi Anda yang sudah, disampaikan terima kasih kami, partner sukses investasi Anda, pembaca setia Vibiznews!  Pada kesempatan ini, kami sampaikan juga bagi para pembaca: “Selamat Tahun Baru 2022” bagi kita semuanya. Salam sukses selalu!

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here