Rekomendasi Minyak Mingguan 7 – 11 Maret 2022: Kemungkinan Naik Lagi?

652
harga minyak

(Vibiznews – Commodity) Memulai minggu yang baru pada minggu lalu di $91.30, harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex mengalami kenaikan dengan menembus resistance kunci yang psikologis di $100, pada hari Rabu, harga minyak mentah WTI sempat naik sampai ketinggian selama 8 ½ tahun di $111 sebelum akhirnya terkoreksi normal ke $107. Namun pada penutupan perdagangan sesi AS hari Jumat malam, harga minyak mentah WTI berhasil naik kembali ke $113.

Setelah turun ke kerendahan di $107 per barel pada awal perdagangan sesi Eropa, harga minyak mentah WTI mengalami pemulihan yang mengesankan dan pada hari Jumat minggu lalu berhasil mencapai $113 yang secara analisa tehnikal, membuka pintu untuk kembali mencapai ketinggian selama satu decade yang berhasil dicapai sebelumnya di $116.

Kenaikan harga minyak mentah WTI didukung oleh ekspektasi bahwa sanksi keuangan yang keras yang dikenakan oleh Barat terhadap Rusia karena penyerangannya ke Ukraina akan mendisrupsi ekspor minyak negara ini, yang terbukti dengan para penjual minyak Rusia mengalami kesulitan untuk menjual produk mereka.

Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin terus meningkatkan serangannya ke Ukraina yang dilaporkan bergantung lebih banyak terhadap serangan artileri dan pesawat udara, kelihatannya Rusia masih akan mendapatkan lebih banyak sanksi dari Barat.

Ketakutan bahwa Barat akan melarang ekspor energi Rusia secara langsung adalah faktor lainnya yang mendukung naik harga minyak mentah WTI dan membuat pergerakan naik harga minyak mentah WTI terus berlangsung, bahkan ditengah laporan bahwa kesepakatan nuklir AS dengan Iran kemungkinan segera terwujud. Para ahli strategi minyak telah memberikan peringatan bahwa tidak mungkin bisa mengejar kekurangan supply dari Rusia.

Pada saat sekarang ini dimana harga minyak mentah WTI berada pada $113, WTI telah diperdagangkan naik $5.0 dalam sehari dan $21 dalam seminggu. Ini merupakan kenaikan mingguan dengan persentase terbesar sejak pertengahan 2020. Sampai saat ini, pergerakan bullish tetap punya banyak kontrol dan kelihatannya tidak mungkin berubah sampai ada kepastian yang lebih lagi atas supply minyak global. Ketidakmungkinan ini disebabkan karena perang Rusia – Ukraina terus meningkat.

“Support” terdekat menunggu di $110.38 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $109.72 dan kemudian $108.64.  “Resistance” yang terdekat menunggu di $115.78 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $118.46 dan kemudian $122.35.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Reseach Vibiz Consulting

Editor: Asido