Rekomendasi Minyak 11 November 2022: Stabil di Tengah Tekanan Bearish.

523

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex pada hari Kamis sempat berbalik naik ke sekitar $86.25 per barel, sebelum akhirnya turun kembali ke $85.74 per barel tidak jauh dari posisi sebelumnya.

Kenaikan harga minyak mentah WTI yang terjadi di tengah banyaknya faktor bearish yang menekan harga minyak mentah disebabkan terutama oleh turunnya USD.

Faktor – faktor bearish yang menekan harga minyak mentah antara lain adalah kekuatiran akan melambatnya permintaan dari Cina yang disebabkan oleh karena kasus Covid disana, meningkatnya kekuatiran akan bertambahnya resesi AS, dan keluarnya laporan stok minyak mentah di AS oleh American Petroleum Institute (API) yang menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS naik secara signifikan.

Indeks dollar AS yang semula, sebelum keluarnya laporan data inflasi AS, Consumer Price Index, bertengger di 110.20, turun tajam ke 108.808.

Tekanan bearish tetap menekan harga minyak mentah.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $85.11 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $84.43 dan kemudian $83.50. “Resistance” yang terdekat menunggu di $86.00 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $86.49 dan kemudian $87.18.

Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting

Editor: Asido.