(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin pagi ini (12/12), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka melemah, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah naik terbatas di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini melemah 0,37% atau 58 poin ke level Rp 15.640 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.582.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar melemah ke Rp 15.592 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.643, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.640.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah naik terbatas di sesi global sebelumnya; menguat di minggu yang sibuk dengan investor menantikan data inflasi AS, Eropa serta rilis suku bunga the Fed.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke level 105,17, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 104,93.
Sementara itu, IHSG Senin di awal sesi pertama melemah 58,992 poin (0,88%) ke level 6.656,126, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah di tengah investor menantikan data inflasi AS dan suku bunga the Fed serta mengikuti Wall Street yang akhir pekan ditutup terkoreksi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia naik perlahan. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.365 – Rp15.748.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



