(Vibiznews – Commodity) Harga emas melanjutkan kenaikannya, pada awal perdagangan sesi AS hari Kamis. Harga emas telah naik menyentuh ketinggian 13 bulan pada hari Rabu. Pergerakan naik harga emas didorong oleh jatuhnya dollar AS, dan juga didukung oleh grafik tehnikal yang bullish. Indeks dollar AS turun 0.53% ke 100.630.
Emas berjangka kontrak bulan Juni naik $24.20 ke $2,038.90 per ons. Sedangkan perak berjangka Nymex bulan Mei naik $0.262 ke $25.72 per ons.
Melemahnya dollar AS secara luas menyusul keluarnya data Producer Price Index (PPI) AS yang lemah dan data Jobless Claims AS yang mengecewakan, mendorong naik harga emas.
Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa Producer Price Index (PPI) AS bulan Maret turun 0.5% setelah angka bulan Februari muncul tidak direvisi 0.0%. Angka ini jauh lebih lemah daripada yang diperkirakan oleh para ekonom penurunan hanya sebesar 0.1%.
Laporan ini mengatakan bahwa inflasi tahunan AS bulan Maret naik 2.7%, turun dari angka bulan Februari di 4.6%. Sementara inflasi tahunan diperkirakan naik 3.0%.
Initial Jobless Claims mingguan AS naik sebesar 11.000 ke 239.000. Angka ini lebih besar daripada yang diperkirakan pasar dan mengejutkan pasar. Konsensus para ekonom memperkirakan Initial Jobless Claims hanya naik ke 232.000 dari angka minggu lalu di 228.000.
Ini adalah level tertinggi dari Initial Jobless Claims sejak tanggal 15 Januari 2022 yang muncul di angka 251.000.
Pasar saham global bervariasi dalam perdagangan semalam. Indeks saham AS mengarah naik pada saat pembukaan perdagangan sesi New York dimulai.
Hal kunci di luar pasar pada hari ini adalah turunnya indeks dollar AS yang menyentuh kerendahan selama 2 ½ bulan. Harga minyak mentah Nymex sempat naik ke ketinggian lima bulan pada hari Rabu di sekitar $83.00 namun sekarang diperdagangkan turun di sekitar $82.42 per barel.
Support & Resistance
“Support” terdekat menunggu di $2,028 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,015 dan kemudian $2,000.
“Resistance” terdekat menunggu di $2,049 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,078 dan kemudian $2,098.
Ricky Ferlianto/VBN/Head Research Vibiz Consulting
Editor: Asido.


