(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu pagi ini (8/11), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau dibuka menguat, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah menguat bertahap 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS pagi ini menguat 0,20% atau 31 poin ke level Rp 15.623 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.654. Rupiah terpantau bangkit dari koreksi tajam kemarin, serta menjaga jarak dari area overbought-nya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 15.651 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp15.652, dan terakhir pagi ini WIB terpantau di posisi Rp 15.623.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat bertahap 2 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari tekanan jual minggu lalu di tengah melemahnya euro oleh mengecewakannya data ekonomi Jerman, serta menjelang pidato pimpinan the Fed Powell malam ini.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, pagi hari WIB ini naik ke 105,59, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 105,50.
Sementara itu, IHSG Rabu di awal sesi pertama melemah 26,048 poin (0,38%) ke level 6.817,742, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat menyusul Wall Street yang semalam ditutup menguat dan membukukan rally panjang dalam 2 tahun terakhir.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp15.880 – Rp15.510.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



