IHSG Rabu Pagi Rebound 0,8% ke Level 6.319; Regional Bias Melemah, Harga Minyak Naik Lagi

79
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (12/8), terpantau rebound 50,879 poin (0,81%) ke level 6.318,759 setelah dibuka naik ke level 6.277.763.

IHSG bergerak bangkit dari posisi seminggu terendahnya kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed bias melemah oleh di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas dan pasar mencari arah kebijakan the Fed dari rilis inflasi CPI Amerika, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi di hari keduanya.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat terbatas 0,06% atau 11 poin ke level Rp 17.819, dengan dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah menguat perlahan 2 hari di sesi global sebelumnya, bangkit bertahap menjauhi level 6 minggu terendahnya di tengah pasar menantikan rilis inflasi CPI AS yang dapat memberikan arah untuk kebijakan berikutnya suku bunga the Fed.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830, serta terpantau dekat dengan area 2 minggu tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 9,883 poin (0,16%) ke level 6.277.763. Sedangkan indeks LQ45 turun 4,280 poin (0,67%) ke level 636,010. Pagi ini menguat 50,879 poin (0,81%) ke level 6.318,759. Sementara LQ45 terlihat turun 10,000 poin (1,56%) poin ke level 630,290.

Tercatat saat ini sebanyak 394 saham naik, 146 saham turun dan 176 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya terkoreksi di hari keduanya, di antara memanasnya lagi tensi Timur Tengah yang mendongkrak harga minyak dunia dan investor menunggu rilis inflasi CPI Amerika minggu ini. Dow Jones berakhir turun 0,34%, S&P 500 melemah 0,32%, serta Nasdaq merosot 0,60%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang menanjak 0,09%, dan Hang Seng yang merosot 1,12%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bangkit dari seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed bias melemah oleh di tengah tensi geopolitik Timur Tengah yang kembali memanas, serta mencermati Wall Street yang berakhir dalam koreksi hari keduanya.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bertahan dalam rebound-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,212 dan bila tembus ke level 6,029.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group