IHSG Senin Pagi Terkoreksi ke Sekitar 7.176; dari Rally 7 Minggu, Searah Regional

329
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin pagi ini (18/12) terpantau terkoreksi 14,372 poin (0,20%) ke level 7.176,080 setelah dibuka turun ke level 7.159,644.

IHSG bergerak terkoreksi dari sekitar 15 bulan tertingginya dan rally 7 minggunya, serta searah regional, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya melemah terkoreksi dari rally sepekan lalu, serta mengikuti Wall Street yang ditutup akhir pekan dalam mixed namun masih uptrend.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,28% atau 43 poin ke level Rp 15.548, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun tipis setelah rebound di sesi global sebelumnya; dalam rentang terbatas setelah berbalik bangkit oleh pernyataan seorang pejabat the Fed bahwa belum waktunya bicara pemangkasan suku bunga saat ini.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.505, serta terpantau meninggalkan area seminggu terkuatnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 31,344 poin (0,44%) ke level 7.159,644. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,058 poin (0,22%) ke level 945,410. Pagi ini IHSG melemah 14,372 poin (0,20%) ke level 7.176,080. Sementara LQ45 terlihat turun 0,21% atau 2,051 poin ke level 955,921.

Tercatat saat ini sebanyak 214 saham naik, 226 saham turun dan 226 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir pekan dengan ditutup mixed namun tetap uptrend, di mana S&P500 terkoreksi. Sedangkan, bursa regional pagi ini melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,06%, dan Indeks Hang Seng yang menurun 0,94%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dibuka dalam koreksi dari rekor barunya tahun ini, sementara bursa kawasan Asia pagi ini melemah terkoreksi dari rally sepekan yang lalu.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih di zona merah ditahan profit taking dari overbought area-nya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.214 dan 7.252. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.025, dan bila tembus ke level 7.002.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group