IHSG Senin Ditutup Melemah ke Level 6.179; Terkoreksi Bertahap 4 Hari, Regional Menghijau

84
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (27/7), terpantau melemah 17,680 poin (0,29%) ke level 6.178,750 setelah dibuka turun ke level 6.185.799.

IHSG bergerak melemah bertahap 4 hari ke level seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat di tengah harga minyak yang agak terkoreksi oleh meredanya sejenak konflik AS-Iran, dan investor mencermati pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,61% atau 110 poin ke level Rp 18.000, dengan dollar AS di pasar uang Eropa beranjak turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari area sebulan tertingginya oleh turunnya harga minyak mentah dunia sementara terhentinya gempuran AS ke Iran yang menurunkan tensi geopolitik.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.890, serta terpantau di sekitar seminggu terendahnya, setelah berita pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 10,631 poin (0,17%) ke level 6.185.799. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,070 poin (0,34%) ke level 612,720. Siang ini melemah 22,495 poin (0,36%) ke level 6.173,935. Sementara LQ45 terlihat turun 0,58% atau 3,580 poin ke level 611,210.

IHSG kemudian fluktuatif di zona merah dan ditutup melemah terbatas 17,680 poin (0,29%) ke level 6.178,750. Sementara LQ45 terlihat turun 0,41% atau 2,540 poin ke level 612,250. Tercatat saat ini sebanyak 307 saham naik, 341 saham turun dan 147 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,50%, dan Hang Seng yang menanjak 0,98%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini melemah 4 hari ke sekitar seminggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias menguat di tengah harga minyak yang terkoreksi oleh meredanya konflik AS-Iran, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi dalam bias negatif, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group