IHSG Jumat Siang Melemah Terbatas ke Level 7.192; di Dua Zona, dalam Konsolidasi

337
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat siang ini (2/2), terpantau melemah terbatas 9,222 poin (0,13%) ke level 7.192,473 setelah dibuka naik ke level 7.220,412.

IHSG bergerak sideways di dua zona dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya menguat mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam gain dan Dow Jones kembali mencetak rekor baru.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat 0,48% atau 75 poin ke level Rp 15.674, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun tipis setelah melemah di sesi global sebelumnya; dari semalam terkoreksi di tengah naiknya pilihan aset berisiko di bursa saham menjelang rilis tenaga kerja NFP Amerika malam ini.

Rupiah menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.749, serta terpantau menguat di hari keenamnya, ke level seminggu lebih tertingginya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,716 poin (0,26%) ke level 7.220,412. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,606 poin (0,37%) ke level 980,879. Siang ini IHSG melemah 9,222 poin (0,13%) ke level 7.192,473. Sementara LQ45 terlihat naik 0,05% atau 0,494 poin ke level 977,767.

Tercatat saat ini sebanyak 198 saham naik, 273 saham turun dan 262 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 0,66%, dan Indeks Hang Seng yang menanjak 0,58%.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers antara lain Sejahteraya (SRAJ) -6,30%, Indika (INDY) -2,58%, Telkom (TLKM) -1,98%, dan Jasa Marga (JSMR) -1,89%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini fluktuatif di dua zona dalam konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia siang ini bias menguat mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam gain.

Berikutnya IHSG kemungkinan agak konsolidatif dalam bias menguat, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.307 dan 7.401. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7.103, dan bila tembus ke level 7.047.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group