Harga Jagung Turun Kekhawatiran Pelaksanaan Tarif Impor

551
jagung, corn

(Vibiznews – Commodity) – Harga jagung pada penutupan pasar Jumat turun . Kekhawatiran akan pengenaan tarif impor terhadap Canada dan Mexico, pembeli utama dari jagung AS. 

Harga jagung Mei di CBOT turun 11.5 sen (2.39%) menjadi $4.6950 per bushel.  

Presiden Trump menetapkan tarif 25% untuk Mexico dan Canada yang diberlakukan mulai 4 Maret.  

Laporan Ekspor Mingguan pada hari Kamis 

  • Total penjualan jagung pada minggu ini sampai 20 Februari sebesar 794,694 MT .  
  • Negara pembeli terbesar Mexico sebesar 378,800 MT kemudian Columbia sebesar 184,300 MT.  
  • Penjualan untuk pengiriman 2025/26 sebesar 128,000 MT diatas range perkiraan 0 – 100,000 MT. 

Ekspor jagung yang belum  dikirim di tahun 2024/25 sebesar 48,664 MMT sudah 78% dari Laporan perkiraan  WASDE dari USDA. Mencapai 76% dari rata-rata. 

Akumulasi pengiriman ekspor 26.567 MMT menurut FAS. Naik 32% dari tahun lalu dan Pencapaiannya 43% lebih cepat perkiraan  USDA, dan 37% lebih cepat dari rata-rata. 

Pertemuaan USDA Outlook Forum Kamis pagi, melaporkan area penanaman jagung sebesar 94  juta are. Naik 3.4 juta dari tahun lalu dari data yang belum di survey. 

Hasil jagung 181 bushel per are, sehingga hasil total 1.965 milyar bushel. 

The Buenos Aires Grain Exchange melaporkan keadaan tanaman jagung di Argentina 21% dalam keadaan baik naik 2% dari minggu lalu. Tanaman dalam keadaan buruk turun 1% menjadi 29%. 

 Analisa tehnikal untuk jagung: 

Support pertama di $4.64 dan berikut ke $4.49 

Resistant pertama di $4.79 berikut ke $4.93 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting