Harga Karet Jepang Naik Melemahnya Yen

155

(Vibiznews – Commodity)  – Harga karet Jepang naik pada penutupan pasar hari Rabu tertinggi sejak awal Maret, melemahnya yen dan pembeli di konsumen Cina mempersiapkan persediaan sebagai cadangan sebelum Tahun Baru Imlek. 

Harga karet Juni the Osaka Exchange (OSE) naik 4.1 yen atau 1.16% menjadi 356.9 yen ($2.23) per kg  naik pada sesi ke dua.  

Harga karet sempat menyentuh harga 360.2 yen pada awal sesi, tertinggi sejak 5 Maret. 

Harga karet Mei di the Shanghai Futures Exchange (SHFE) naik 85 yuan, atau 0.53% menjadi 16,160 yuan ($2,317.18) per MT. 

Harga karet butadiene Februari di SHFE naik 205 yuan atau 1.7% menjadi 12,250 yuan per ton.  

Harga karet Februari di Singapore Exchange SICOM naik 0.5% menjadi 184.4 sen USD. 

Yen melemah menjadi 159.29 yen terhadap dolar, melemah ke kurs terendah 18 buan karena kekhawatiran mengenai kerugian keuangan dan kebijakan keuangan. 

Melemahnya yen menyebabkan harga komoditas Jepang lebih murah apabila dibeli dengan mata uang lain selain Yen. 

https://vibiznews.com/index.php/2026/01/15/rekomendasi-forex-dolar-as-15-januari-2026-cermati-ketegangan-geopolitik-data-tenaga-kerja-dan-pernyataan-pejabat-fed/ 

Indeks Nikkei naik diatas 54,000 untuk pertama kalinya karena harapan  akan lebih banyak stimulus fiskal Jepang   laporan PM Jepang mungkin membubarkan parlemen bulan ini dan mengadakan pemilihan umum pada bulan Februari. 

https://vibiznews.com/index.php/2026/01/15/rekomendasi-harian-indeks-nikkei-15-januari-2026/ 

 Cuaca membaik dengan hujan turun semakin jarang di Selatan Thailand menaikkan produksi , menaikkan harga.  

Dari 14 – 19 Januari , di daerah produksi terbesar Thailand , Meteorological Agency memperkirakan temperatur naik dan berkurangnya hujan. 

Analisa tehnikal untuk karet Jepang 

Suppport pertama di 348 yen kemudian ke 342 yen  

Resistant pertama di 355 yen kemudian ke 363 yen 

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting