Harga Perak Akhir Pekan Ditutup Anjlok Setelah Penunjukan Kandidat Ketua Fed yang Hawkish

153

(Vibiznews – Commodity) Harga perak berakhir anjlok pada hari Jumat, dengan perak berjangka kontrak Maret 2026 merosot ke level terendah 3 minggu tertekan penguatan dolar AS.

Harga perak spot ditutup anjlok 26,11% pada $85,30

Harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 ditutup anjlok 31,37% pada $78,53.

Dolar AS menguat setelah pengumuman Presiden ASDonald Trump pada hari Jumat yang telah menominasikan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang memicu kenaikan dolar AS.

Warsh adalah salah satu kandidat yang lebih agresif untuk posisi Ketua Fed dan dipandang kurang mendukung pemotongan suku bunga yang dalam.

Harga perak juga mengalami penurunan pada hari Jumat setelah Presiden Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa ia telah mencapai kesepakatan sementara dengan Demokrat Senat untuk mencegah penutupan pemerintah AS, mengurangi permintaan safe-haven untuk logam mulia.

Selain itu, berita hari Jumat yang menunjukkan harga produsen AS untuk pengiriman Desember naik lebih dari yang diperkirakan merupakan sinyal agresif bagi kebijakan Fed dan sinyal negatif bagi logam mulia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik, jika ketegangan geopolitik AS-Iran, Rusia-Ukraina meningkat. Juga dapat naik jika terjadi aksi bargain hunting memanfaatkan harga perak yang anjlok. Juga akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika terus naik, akan menekan harga perak. Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $62,20-$45,88. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $106,65-$134,78.