IHSG Jumat Ditutup Hampir Flat ke Level 8.272; Regional Bias Koreksi, Tensi Geopolitik Iran

102
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Jumat sore ini (20/2), terpantau  hampir flat dengan melemah tipis 2,314 poin (0,03%) ke level 8.271,767 setelah dibuka naik ke level 8.310,307.

IHSG bergerak konsolidasi di dua zona, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dipimpin Kospi yang mencetak rekor kembali di antara meningkatnya tensi geopolitik Iran, serta mencermati Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi walau terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat 0,34% atau 58 poin ke level Rp 16,870 dengan dollar AS di pasar uang Eropa merangkak naik setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya; bertengger sekitar 1,5 minggu tertingginya oleh data ekonomi AS sisi klaim pengangguran yang berkurang dan menunjukkan ekonomi AS yang stabil.

Rupiah rebound dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.928, serta terpantau bangkit dari koreksi sebelumnya selama 4 hari pada sekitar sebulan terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 36,226 poin (0,44%) ke level 8.310,307. Sedangkan indeks LQ45 naik 2,760 poin (0,33%) ke level 837,040. Sore ini IHSG melemah 12,927 poin (0,16%) ke level 8.261,153. Sementara LQ45 terlihat flat 0,0% atau 0,001 poin ke level 834,270.

IHSG kemudian bergerak sempit melandai dan ditutup melemah 2,314 poin (0,03%) ke level 8.271,767. Sementara LQ45 terlihat naik 0,12% atau 1,000 poin ke level 835,280. Tercatat saat ini sebanyak 267 saham naik, 381 saham turun dan 171 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,12, dan Hang Seng yang turun 1,10%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini berlanjut konsolidasi, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed dipimpin Kospi yang mencetak rekor kembali di antara meningkatnya tensi geopolitik Iran.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih akan berkonsolidasi sementara, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.596 dan 9.058. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,742 dan bila tembus ke level 7,481.

 

 Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group