Rekomendasi Harga Kopi Arabika 25 Februari 2026 : Mencermati Pergerakan Real Brasil dan Perkembangan Pasokan

134

(Vibiznews – Commodity) Harga kopi arabika di bursa komoditi berjangka New York berakhir naik terdukung penguatan mata uang Real Brasil.

Harga kopi arabika berjangka kontrak Maret 2026 ditutup naik 2,53% pada $2.8825 per pon.

Harga kopi arabika bangkit dari level terendah 15 bulan terdukung penguatan Real Brasil.

Mata uang Reak Brasil naik +0,31% dan sedikit di bawah level tertinggi 1,75 tahun pada hari Senin terhadap dolar AS. Real Brasil yang lebih kuat menghambat penjualan ekspor dari produsen kopi Brasil.

Harga kopi telah berada di bawah tekanan selama sebulan terakhir, dengan arabika jatuh ke level terendah 15 bulan hari pada hari Senin karena tanda-tanda panen kopi Brasil yang melimpah telah meningkatkan prospek pasokan global.

Pada tanggal 5 Februari, Conab, lembaga prakirawan tanaman Brasil, mengatakan bahwa produksi kopi Brasil tahun 2026 akan meningkat sebesar +17,2% y/y menjadi rekor 66,2 juta karung, dengan produksi arabika naik +23,2% y/y menjadi 44,1 juta karung dan produksi robusta naik +6,3% y/y menjadi 22,1 juta karung.

Selain itu, curah hujan yang cukup di Brasil telah meningkatkan prospek panen kopi negara tersebut. Pada hari Senin, Somar Meteorologia melaporkan bahwa daerah penghasil kopi arabika terbesar di Brasil, Minas Gerais, menerima curah hujan 62,8 mm selama pekan yang berakhir pada 13 Februari, atau 138% dari rata-rata historis.

Malam hari ini akan ada pernyataan dari pejabat Fed Barkin dan Musalem.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga kopi arabika masih akan menghadapi sentimen bearish prospek peningkatan pasokan. Juga jika pernyataan pejabat Fed hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed dan menguatkan dolar AS, akan melemahkan Real Brasil dan menekan harga kopi arabika. Harga kopi arabika diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $2.82-$2.75. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $2.91-$2.95.