IHSG Selasa Ditutup Melemah 1% ke Level 7.940; Tertekan 4 Hari, Searah Regional dan Konflik Perang

229
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (3/3), terpantau melemah 77,066 poin (0,96%) ke level 7.939,767 setelah dibuka naik ke level 8.071.205.

IHSG bergerak terkoreksi signifikan di hari keempatnya ke level 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya melemah di tengah berlanjutnya perang Iran dan naiknya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan mixed dan rentang terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini flat dengan menguat tipis 0,01% atau 1 poin ke level Rp 16.854, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melaju sesi global sebelumnya; perkasa di 6 minggu terkuatnya di antara melemahnya euro oleh naiknya harga minyak dan lanjut memanasnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah.

Rupiah mendatar dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855, serta terpantau konsolidasi di posisi seminggu terlemahnya .

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 54,372 poin (0,68%) ke level 8.071.205. Sedangkan indeks LQ45 naik 5,200 poin (0,64%) ke level 817,690. Siang ini IHSG menguat tipis 2,715 poin (0,03%) ke level 8.019,548. Sementara LQ45 terlihat naik 0,11% atau 0,920 poin ke level 813,410.

IHSG kemudian semakin di zona merah dan ditutup melemah 77,066 poin (0,96%) ke level 7.939,767. Sementara LQ45 terlihat turun 0,85% atau 6,890 poin ke level 805,600. Tercatat saat ini sebanyak 362 saham naik, 365 saham turun dan 231 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 3,06%, dan Hang Seng yang turun 1,12%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bearish 4 hari ke 3 minggu terlemahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di tengah berlanjutnya perang Iran dan naiknya harga minyak dunia, serta mencermatiii Wall Street yang berakhir dengan mixed dan rentang terbatas.

Berikutnya IHSG kemungkinan masih downtrend, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 8.437 dan 8.596. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,861 dan bila tembus ke level 7,712.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group