IHSG Rabu Pagi Menguat Terbatas ke Level 7.450; Bursa Asia Bias Menguat

75

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu pagi ini (11/3), terpantau menguat terbatas 9,087 poin (0,12%) ke level 7.450,000 setelah dibuka naik ke level 7.498.517.

IHSG bergerak fluktuatif dalam konsolidasi setelah rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di tengah turunnya harga minyak dunia dan pasar memperhatikan perkembangan konflik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias melemah secara terbatas.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,11% atau 19 poin ke level Rp 16.874, dengan dollar AS di pasar uang Asia turun perlahan setelah merangkak naik di sesi global sebelumnya; pergerakan yang tertahan di tengah agak meredanya tensi perang Iran walaupun belum bisa berharap resolusi yang cepat.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.855, serta terpantau terkoreksi dari rebound signifikan kemarin.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 57,604 poin (0,77%) ke level 7.498.517. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,820 poin (0,50%) ke level 763,760. Pagi ini IHSG menguat 9,087 poin (0,12%) ke level 7.450,000. Sementara LQ45 terlihat turun 0,14% atau 1,040 poin ke level 758,900.

Tercatat saat ini sebanyak 431 saham naik, 207 saham turun dan 169 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street berakhir subuh ini dengan mixed dan pergerakan yang agak terbatas di tengah harga minyak dunia yang balik turun ke sekitar $86 per barrel dn investor mencermati perkembangan perang dan konflik Timur Tengah. Dow Jones berakhir turun 0,07%, S&P 500 Melemah 0,21%, serta Nasdaq naik tipis 0,01%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang melonjak 2,10%, dan Hang Seng yang naik 0,26%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi setelah rebound kemarin, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya bias menguat di tengah turunnya harga minyak dunia dan pasar memperhatikan perkembangan konflik Timur Tengah, serta mencermati Wall Street yang berakhir bias melemah.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan konsolidasi di dua zona, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.897 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,156 dan bila tembus ke level 7,026.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group