IHSG Selasa Siang Melemah ke Level 7.054; Dekat dengan Area Support

78
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa siang ini (31/3), terpantau melemah 37,894 poin (0,53%) ke level 7.053,776 setelah dibuka naik ke level 7.134.255.

IHSG bergerak sideways di dua zona lalu terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di tengah kenaikan kembali harga minyak mentah dunia serta informasi positif dari Trump bahwa negosiasi telah menunjukkan progres yang baik, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan variatif bias melemah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.995, dengan dollar AS di pasar uang Asia terkoreksi setelah menguat 5 hari di sesi global sebelumnya; tertahan rally 5 harinya di tengah terkoreksinya euro dan pound sterling serta permintaan dollar sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.985, serta terpantau tertekan ke rekor terendah barunya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 42,585 poin (0,60%) ke level 7.134.255. Sedangkan indeks LQ45 naik 3,160 poin (0,44%) ke level 720,650. Siang ini IHSG melemah 37,894 poin (0,53%) ke level 7.053,776. Sementara LQ45 terlihat turun 0,33% atau 2,350 poin ke level 715,140.

Tercatat saat ini sebanyak 272 saham naik, 382 saham turun dan 162 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang merosot 1,02%, dan Hang Seng yang turun 0,43%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini bergerak konsolidasi di dua zona lalu terkoreksi, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed turun di tengah kenaikan kembali harga minyak mentah dunia serta informasi positif dari Trump tentang progres negosiasi yang baik, serta mencermati Wall Street yang berakhir dengan bias melemah.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan sekitar rentang konsolidasi dengan bias koreksi, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.765 dan 8.098. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,907 dan bila tembus ke level 6,838.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group