(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu sore ini (1/4), ditutup melejit kuat 136,216 poin (1,93%) ke level 7.184,438 setelah dibuka naik ke level 7.140.894.
IHSG bergerak bangkit melejit mengikuti regional, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin Kospi dan Nikkei setelah pernyataan Trump yang menaikkan harapan bahwa perang Iran akan segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak dengan rebound kuat.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,12% atau 20 poin ke level Rp 17.015, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah terkoreksi signifikan di sesi global sebelumnya; dalam koreksi dari rally sebelumnya di antara berita kemungkinan de-eskalasi perang di Timur Tengah.
Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.995, serta terpantau tertekan di hari keempatnya ke level rekor terendah barunya, menembus Rp17.000.
Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 92,672 poin (1,31%) ke level 7.140.894. Sedangkan indeks LQ45 naik 11,780 poin (1,65%) ke level 727,590. Siang ini IHSG menanjak 102,463 poin (1,45%) ke level 7.150,685. Sementara LQ45 terlihat naik 1,18% atau 8,450 poin ke level 724,260.
IHSG kemudian bergerak naik perlahan dan ditutup menanjak 136,216 poin (1,93%) ke level 7.184,438. Sementara LQ45 terlihat naik 1,53% atau 10,980 poin ke level 726,790. Tercatat saat ini sebanyak 475 saham naik, 209 saham turun dan 135 saham stagnan.
Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau bias menguat, di antaranya Nikkei yang naik 5,24%, dan Hang Seng yang menanjak 2,04%.
Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini menanjak kuat searah Wall Street, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya menguat dipimpin Kospi dan Nikkei setelah pernyataan Trump yang menaikkan harapan bahwa perang Iran akan segera berakhir, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak dengan rebound kuat.
Berikutnya IHSG kemungkinan akan melanjutkan kenaikannya, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.527 dan 7.765. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,917 dan bila tembus ke level 6,838.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group



