IHSG Senin Ditutup Menguat 0,6% ke Level 7.500; Rally 4 Hari, Posisi 5 Minggu Tertingginya

137
ihsg
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Senin sore ini (13/4), terpantau menguat 41,691 poin (0,56%) ke level 7.500,187 setelah dibuka turun ke level 7.387.073.

IHSG bergerak melanjutkan rally di hari keempat ke level 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di antara kenaikan harga minyak dunia dan berita AS akan memblokade Teluk Hormuz setelah gagalnya pembicaraan diplomasi AS – Iran di Pakistan, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed terkoreksi.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,05% atau 8 poin ke level Rp 17.098, dengan dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah terkoreksi 2 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari sebulan terendahnya oleh gagalnya pembicaraan AS – Iran yang mengangkat dollar kembali sebagai safe haven.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.090, serta terpantau sempat mencapai rekor harian terendah baru lalu mengurangi loss.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 71,423 poin (0,96%) ke level 7.387.073. Sedangkan indeks LQ45 turun 5,280 poin (0,71%) ke level 741,190. Siang ini IHSG menguat 34,235 poin (0,46%) ke level 7.492,731. Sementara LQ45 terlihat turun 0,09% atau 0,650 poin ke level 745,820.

IHSG kemudian naik perlahan dan ditutup menguat 41,691 poin (0,56%) ke level 7.500,187. Sementara LQ45 terlihat naik 0,12% atau 0,900 poin ke level 747,370. Tercatat saat ini sebanyak 397 saham naik, 264 saham turun dan 156 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau melemah, di antaranya Nikkei yang turun 0,74%, dan Hang Seng yang merosot 0,90%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rally 4 hari ke 5 minggu tertingginya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya bias melemah di antara kenaikan harga minyak dunia dan berita AS akan memblokade Teluk Hormuz setelah gagalnya pembicaraan diplomasi AS – Iran di Pakistan, serta mencermati Wall Street yang berakhir mixed terkoreksi.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan bergerak dengan rentang lebih terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 7.766 dan 8.134. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 7,019 dan bila tembus ke level 6,917.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group