Rupiah Jumat Berakhir dalam Rekor ke Rp17.185/USD; Dollar Global Fluktuatif, Harapan Deal Perang

67

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (17/4), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau merosot ke rekor terendah baru, menambah sedikit loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,33% atau 57 poin ke level Rp 17.185 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.128. Rupiah terpantau bearish 3 minggu dan membukukan rekor terendahnya yang baru.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.137 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.190, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 17.185.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa menurun setelah menguat di sesi global sebelumnya; range bound dekat 6,5 minggu terendah sebelumnya di antara harapan pasar atas kesepakatan AS – Iran dalam negosiasi diplomasi berikutnya.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 98,11, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,18.

 

Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi menguat terbatas 12,622 poin (0,17%) ke level 7.634,004, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah, dengan Nikkei terkoreksi dari rekor kemarin, di antara keraguan investor atas perkembangan gencatan senjata yang segera berakhir Selasa depan yang telah mendorong turunnya kembali harga minyak dunia, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak dalam gain.

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.200 – Rp17.040.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting