Harga Minyak Rabu 6 Mei 2026 Merosot Seiring Penghentian Project Freedom AS di Selat Hormuz

96

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah berjangka WTI merosot pada hari Rabu, 6 Mei 2026, seiring meredanya ketegangan AS-Iran.

Harga minyak mentah berjangka WTI AS kontrak Juni 2026 bergerak merosot 7,63% pada $94,47 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent bergerak merosot 6,76% pada $102,44 per barel.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan jeda sementara dalam upaya “Project Freedom” yang dipimpin AS untuk membantu kapal-kapal yang terdampar keluar dari Selat Hormuz untuk memberi waktu bagi pembicaraan ulang dengan Iran.

Menteri Pertahanan AS Hegseth mengatakan gencatan senjata yang dimulai hampir sebulan yang lalu tetap berlaku.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengumumkan bahwa “Operasi Epic Fury telah selesai,” dan mencatat bahwa tujuannya telah tercapai.

Malam nanti akan dirilis pasokan minyak mentah mingguan AS oleh EIA, yang diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga minyak dapat melanjutkan penurunannya degan meredanya ketegangan AS-Iran, setelah gencatan senjata AS-Iran masih terus dipertahankan dan dihentikannya Project Freedom AS di Selat Hormuz. Namun jika data pasokan minyak mentah mingguan AS yang dirilis EIA terealisir turun, akan menguatkan harga minyak. Harga minyak berjangka WTI AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $92,83-$89,67. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $100,93-$105,87.