Rekomendasi Harga Perak 6 Mei 2026 : Terbantu Pelemahan Harga Minyak

95

(Vibiznews – Commodity) Harga perak ditutup naik pada hari Selasa, terbantu pelemahan harga minyak.

Harga perak spot berakhir naik 0,11% pada $72,81.

Harga perak berjangka AS kontrak Juli 2026 berakhir naik 0,08% pada $73,58.

Harga perak ditutup naik pada hari Selasa, terpicu penurunan harga minyak mentah sebesar -3% yang meredakan ekspektasi inflasi dan dapat membuat bank sentral dunia untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar, faktor bullish untuk logam mulia.

Selain itu, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah berdampak positif pada permintaan logam mulia sebagai aset safe-haven karena AS dan Iran sama-sama mempertahankan blokade Selat Hormuz.

Namun kenaikan harga perak dibatasi penguatan dolar AS pada hari Selasa.

Selain itu, penguatan pasar saham pada hari Selasa juga membatasi permintaan perak sebagai aset safe-haven.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change April AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Musalem, Goolsbee, Hammack.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan penurunan harga minyak yang dapat menurunkan ekspektasi inflasi, yang dapat memicu bank sentral global untuk menurunkan suku bunga. Namun jika data tenaga kerja AS terealisir naik dan pernyataan pejabat Fed bersifat hawkish dan menguatkan dolar AS, akan menekan harga perak.

Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $77,41-$78,72. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $73,73-$71,36.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $78,01-$79,33. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $74,21-$71,73.