(Vibiznews – Commodity) Harga perak antam naik pada hari ini Jumat, 8 Mei 2026, mengikuti kenaikan harga perak dunia.
Harga perak antam hari ini Jumat 8 Mei 2026, naik Rp1.000 menjadi Rp51.100/gram.
Sebelumnya pada hari Kamis, 7 Mei 2026, harga perak antam naik Rp950 menjadi Rp50.100/gram.
Harga perak mencapai level tertinggi dalam 2,5 minggu dan ditutup naik pada hari Kamis, terpicu penurunan pasar saham dan harga minyak.
Harga perak spot berakhir naik 1,53% pada $78,53.
Harga perak berjangka AS kontrak Mei 2026 berakhir naik 3,72% pada $80,18.
Harga perak naik terdukung penurunan pasar saham dari level tertinggi awal meningkatkan permintaan logam mulia sebagai aset safe-haven.
Demikian juga, penurunan harga minyak mentah pada hari Kamis meredakan ekspektasi inflasi dan dapat mendorong bank sentral dunia untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar, faktor bullish untuk logam mulia.
Namun, pemulihan dolar AS pada hari Kamis dari level terendah menjadi lebih tinggi memicu likuidasi posisi beli (long) pada logam mulia.
Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah (T-note) menekan harga logam mulia.
Ditambah lagi, komentar hawkish pada hari Kamis dari Presiden Fed Boston Susan Collins dan Presiden Fed Cleveland Beth Hammack berdampak bearish bagi logam mulia ketika mereka mengatakan mereka lebih memilih untuk mempertahankan suku bunga tetap.
Namun ketegangan AS-Iran kembali meningkat di Selat Hormuz.
Amerika Serikat dan Iran saling baku tembak di Selat Hormuz.
Komando Pusat (CENTCOM) AS, dalam sebuah pernyataan, mengatakan pasukannya “mencegat serangan Iran yang tidak beralasan dan membalas dengan serangan pertahanan diri” ketika tiga kapal perusak Angkatan Laut AS melintasi selat tersebut pada Kamis malam.
“Pasukan Iran meluncurkan beberapa rudal, drone, dan kapal kecil” saat kapal-kapal AS melewati Teluk Oman, kata CENTCOM. “Tidak ada aset AS yang terkena serangan.”
Malam nanti akan dirilis data Non Farm Payrolls April AS yang diindikasikan menurun.
Juga akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Mei AS yang diindikasikan menurun.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga perak dapat bergerak naik dengan meningkatnya permintaan safe haven seiring meningkatnya ketegangan AS-Iran.
Harga perak spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $79,22-$81,08. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $74,08-$70,80.
Harga perak berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $79,41-$81,52. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $74,12-$70,94.



