(Vibiznews – Indeks) – Rally saham teknologi pada awal sesi di bursa Hong Kong terhenti pada akhir perdagangan hari Selasa (12/5/2026) karena investor tetap waspada terhadap meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Sentimen pasar juga tertekan oleh kekhawatiran bahwa harga minyak yang lebih tinggi dapat memicu inflasi setelah laporan menunjukkan AS mempertimbangkan opsi militer tambahan terhadap Iran menyusul upaya perdamaian yang terhenti.
Sementara itu, investor terus memantau perkembangan menjelang pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di tengah hubungan yang tegang antara dua ekonomi terbesar di dunia.
Indeks Hang Seng ditutup turun 0,2% dan ditutup pada 26.347, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,02% menjadi 8.882,37.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2026 bergerak fluktuatif dengan berakhir turun 0,26% menjadi 26255.
Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan dan tekan Hang Seng antara lain Tencent Holdings (-1,3%), Semiconductor Manufacturing International Corporation (-0,1%), Pop Mart International (-3,1%), dan Xiaomi Corporation (-0,8%).



