(Vibiznews – Commodity) – Harga emas semakin terperosok hingga ke posisi terendah dalam 2 bulan pada perdagangan komoditi internasional sesi Asia hari Kamis (28/5/2026) karena ketidakpastian yang berkelanjutan seputar negosiasi perdamaian AS-Iran.
Pelemahan harga emas masuki hari ketiga berturut dipicu oleh bersambungnya kekhawatiran tentang inflasi dan suku bunga tinggi yang berkepanjangan karena sentimen diatas.
Perselisihan utama tetap belum terselesaikan, termasuk desakan Teheran untuk mempertahankan kendali atas Selat Hormuz dan melestarikan program nuklirnya.
Presiden Donald Trump juga menegaskan kembali bahwa AS tidak akan menyetujui apa yang disebutnya sebagai kesepakatan yang buruk dan menolak pelonggaran sanksi terhadap Iran meskipun Teheran menuntut bantuan keuangan dan penghentian serangan.
Bahkan jika kedua pihak bergerak lebih dekat ke kesepakatan, harga energi yang tinggi masih diperkirakan akan memicu tekanan inflasi dan mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, daripada melanjutkan pemotongan suku bunga.
Harga emas spot pada sesi perdagangan Asia terkini turun 0,83% ke $4418,17 setelah sempat berada di $4466,15. Demikian untuk harga emas comex kontrak bulan April 2026 bergerak fluktuatif yang turun 0,56% ke $4423,50.
Untuk pergerakan selanjutnya, harga emas secara teknikal diperkirakan bergerak negatif dengan kini berada di posisi $4417,58 yang turun menuju posisi 4394,40. Dan jika tembus lanjut meluncur ke support kuatnya di S1.
Namun jika tidak sampai menyentuh $4380 berpotensi berbalik arah dan naik kembali ke $4466,15 jika tembus mendaki dekati resisten kuatnya di R1 .
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 4665,48 | 4601,78 | 4528,88 | 4465,16 | 4392,24 | 4328,54 | 4255,62 |



