(Vibiznews – Indeks) – Pelemahan saham bursa Hong Kong berlanjut pada perdagangan hari Kamis (4/6/2026) karena buruknya sentimen global akibat bentrokan baru antara AS-Iran.
Indeks Hang Seng turun ke posisi terendah dalam hampir sepekan ikuti penurunan semalam di Wall Street, dimana investor menjadi berhati-hati di tengah kekhawatiran bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dapat mengancam gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan risiko terhadap pertumbuhan global.
Meskipun ada laporan gencatan senjata Israel-Lebanon, serangan baru Iran dan AS di wilayah tersebut membuat investor tetap berhati-hati.
Indeks Hang Seng ditutup merosot 380 poin atau 1,5% dan ditutup 25.253, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) anjlok 1,10% menjadi 8.501,91.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 bergerak negatif dengan berakhir anjlok 1,57% menjadi 25091.
Secara sektoral, saham-saham teknologi memimpin penurunan, dengan Lenovo jatuh 4,4% di tengah melemahnya saham-saham teknologi AS, sementara sektor keuangan dan perdagangan ritel juga berada di bawah tekanan.
Penurunan besar lainnya termasuk Tencent (-1.6%), Semiconductor Manufacturing International (-1.8%), AIA (-6.8%), Pop Mart International (-1.0%), dan Meituan (-2.2%).








