(Vibiznews – Indeks) – Bursa Hong Kong memperpanjang kerugian sahamnya masuki hari ketiga berturut pada perdagangan hari Jumat (5/6/2026) karena pelemahan saham teknologi dan keuangan yang terus membebani sentimen pasar.
Indeks harian Hang Seng turun ke posisi terendah dalam sepekan dan secara mingguan anjlok 400 poin lebih atau 1,26%.
Pelemahan Hang Seng mengikuti sentimen perdagangan regional yang lesu setelah pelemahan saham terkait AI di Wall Street memicu aksi ambil untung di antara saham-saham teknologi dan semikonduktor tertentu.
Investor juga tetap berhati-hati di tengah ketidakpastian seputar gencatan senjata AS-Iran yang rapuh, karena laporan tentang negosiasi yang terhenti kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa pembicaraan terus berlanjut dan hampir selesai.
Indeks Hang Seng ditutup turun 1,2%, dan ditutup pada 24.962, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,77% menjadi 8.436,63.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 bergerak negatif dengan berakhir anjlok 0,81% menjadi 24888.
Di antara saham-saham yang paling menekan Hang Seng adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (-7,2%), Tencent (-1,3%), Lenovo (-0,5%), Kingboard Laminates (-8,2%), dan Xiaomi Corporation (-2,0%).
Saham AIA Group yang terdaftar di Hong Kong juga turun 3,5% di tengah kekhawatiran bahwa kontrol modal yang lebih ketat di daratan Tiongkok dapat membebani pemberi pinjaman global yang memiliki eksposur ke wilayah tersebut.








