IHSG Kamis Siang Terkoreksi 1,9% ke Level 5.789; Turun dari Rebound 2 Hari, Geopolitik Memanas

99
Vibizmedia Picture

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis siang ini (11/6), terpantau terkoreksi signifikan 112,979 poin (1,91%) ke level 5.789,397 setelah dibuka turun ke level 5.899.265.

 

IHSG bergerak dalm koreksi signifikan setelah 2 hari rebound kuat, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di antara serangan balasan Amerika atas Iran yang menaikkan harga minyak mentah dunia, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi signifikan.

 

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) siang ini melemah 0,11% atau 20 poin ke level Rp 17.970, dengan dollar AS di pasar uang Asia menurun setelah naik terbatas di sesi global sebelumnya; pada rentang konsolidasi 4 hari terakhir setelah sempat naik oleh menghangatnya inflasi AS yang mengangkat prospek kenaikan suku bunga the Fed.

 

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.950, serta terpantau terkoreksi terbatas di sekitar area rebound kuat kemarin.

 

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah tipis 3,111 poin (0,05%) ke level 5.899.265. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,830 poin (0,14%) ke level 590,310. Siang ini IHSG melemah 112,979 poin (1,91%) ke level 5.789,397. Sementara LQ45 terlihat naik 0,28% atau 1,680 poin ke level 591,160.

 

Tercatat saat ini sebanyak 185 saham naik, 500 saham turun dan 128 saham stagnan.

 

Sementara itu, bursa regional siang ini terpantau mixed bias melemah, di antaranya Nikkei yang naik terbatas 0,11%, dan Hang Seng yang turun 0,92%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini dalam konsolidasi setelah 2 hari rally rebound, sementara bursa kawasan Asia siang ini umumnya mixed bias melemah di antara serangan Amerika atas Iran yang menaikkan harga minyak, serta mengikuti Wall Street yang semalam berakhir dalam koreksi signifikan.

 

Berikutnya IHSG kemungkinan masih terkoreksi dengan loss berkurang, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.286 dan 6.459. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group