(Vibiznews – Index) – Bursa Jepang memperpanjang rally sahamnya dengan kedua indeks utama cetak rekor pada perdagangan hari Kamis (18/06/2026) karena kuatnya sentimen pembukaan Selat Hormuz.
Indeks harian Nikkei dan Topix ditutup pada posisi rekor tertinggi baru setelah laporan Presiden Donald Trump menandatangani perjanjian sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran dan membuka kembali Selat Hormuz.
Kesepakatan tersebut meredakan kekhawatiran atas perekonomian Jepang, yang sangat bergantung pada impor energi dari Timur Tengah.
Saham-saham Jepang juga mengabaikan aksi jual semalam di Wall Street akibat sinyal dari Federal Reserve AS bahwa dukungan untuk kenaikan suku bunga tahun ini meningkat.
Indeks harian Nikkei naik 1,65% dan ditutup pada 71.053 , namun untuk indeks Topix naik 1,37% menjadi 4.068.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan September 2026 naik 1,70% pada posisi 71240.
Secara sektoral, saham-saham keuangan memimpin reli, dengan kenaikan dari Mitsubishi UFJ Financial Group (3,1%), Sumitomo Mitsui Financial Group (4,3%), dan Mizuho Financial Group (3%).
Saham-saham teknologi juga bergerak lebih tinggi, termasuk Lasertec (7,1%), Tokyo Electron (4,7%), dan SoftBank Group (4,5%).








