Harga Emas Senin Mixed; Penguatan Dolar AS Diimbangi Penurunan Harga Minyak

114

(Vibiznews – Commodity) Harga emas bergerak mixed pada hari Senin, 22 Juni 2026, terpicu penguatan dolar AS, diimbangi penurunan harga minyak.

Harga emas spot bergerak naik 0,85% pada $4.190,93 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 bergerak turun 0,78% pada $4.212,9 per ons.

Penguatan dolar AS membebani harga emas.

Selain itu, penguatan pasar ekuitas global telah mengurangi permintaan safe-haven untuk logam mulia.

Selanjutnya, tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdamaian antara AS dan Iran berdampak negatif terhadap permintaan safe-haven untuk logam mulia, setelah Iran mengatakan telah ada “kemajuan besar” dalam diskusi semalaman dengan AS.

Logam mulia mendapat dukungan dari penurunan harga minyak, yang menurunkan ekspektasi inflasi.

Dukungan juga datang dari komentar dovish Presiden ECB Lagarde, yang mengatakan ECB tidak perlu memperketat kebijakan moneter lebih lanjut di tengah perang AS-Iran, karena ia memperkirakan inflasi akan kembali ke target dalam jangka menengah.

Logam mulia juga memiliki permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian politik di Inggris setelah pengumuman Keir Starmer bahwa ia akan mundur sebagai perdana menteri Inggris.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun jika penguatan dolar AS terus berlanjut. Namun penurunan harga minyak juga dapat mendukung kenaikan harga emas.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance $4.227-$4.263. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support $4.146-$4.101.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $4.155-$4.098. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.254-$4.296.