Rekomendasi Harga Emas 26 Juni 2026 : Dapat Terbebani Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed

134

(Vibiznews – Commodity) Harga emas ditutup naik pada hari Kamis, terbantu pelemahan dolar AS.

Harga emas spot berakhir naik 0,65% pada $4.026,56 per ons.

Harga emas berjangka AS kontrak Agustus 2026 berakhir naik 0,97% pada $4.047,6 per ons.

Lihat video : Harga Beli Emas Antam Hari ini Jumat 26 Juni 2026 Tidak Berubah; Harga Buyback Naik Rp20.000

Pelemahan yang dolar AS hari Kamis mendukung logam mulia.

Selain itu, imbal hasil obligasi global yang lebih rendah bersifat bullish untuk logam mulia.

Namun kenaikan pasar saham pada hari Kamis mengurangi sebagian permintaan safe-haven untuk logam mulia.

Pada hari Kamis, harga emas sedikit pulih setelah data inflasi PCE AS terbaru secara umum sesuai dengan ekspektasi, meredakan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga Fed yang akan segera terjadi dan mendorong dolar serta imbal hasil obligasi pemerintah turun.

Meskipun demikian, pasar memperkirakan peluang 80% kenaikan suku bunga Fed pada bulan Desember setelah jeda hawkish minggu lalu, sementara probabilitas kenaikan pada bulan September berada di sekitar 63%.

Malam nanti akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Final Juni AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Williams dan Kashkari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga emas dapat bergerak turun dengan sentimen ekspektasi kenaikan suku bunga Fed mengatasi data PCE Price Index yang meoderat, sesuai perkiraan.

Harga emas spot diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $3.979-$3.932. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.059-$4.092.

Harga emas berjangka AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $3.996-$3.944. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance $4.080-$4.112.