IHSG Selasa Ditutup Tergelincir 3,1% ke Level 5.643; Lanjut Bearish, Regional Ditutup Mixed

105
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) penutupan Selasa sore ini (30/6), terpantau tergelincir tajam 177,596 poin (3,05%) ke level 5.643,194 setelah dibuka turun ke level 5.801.454.

IHSG bergerak terkoreksi tajam di hari ketiga ke sekitar 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah berhentinya serangan militer antara AS dan Iran yang menahan harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang ditutup semalam mixed dengan Dow Jones mencetak rekor.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah 0,15% atau 26 poin ke level Rp 17.878, dengan dollar AS di pasar uang Eropa menanjak setelah melemah 3 hari di sesi global sebelumnya; rebound dari area seminggu terendahnya dan akan membukukan bulan terbaiknya di tahun ini di tengah yen Jepang yang merosot ke 40 tahun terlemahnya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 17.852, serta terpantau terkoreksi setelah 3 hari rebound.

Mengawali perdagangannya, IHSG melemah 19,336 poin (0,33%) ke level 5.801.454. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,980 poin (0,17%) ke level 584,700. Siang ini tergelincir 141,038 poin (2,42%) ke level 5.679,752. Sementara LQ45 terlihat turun 2,39% atau 13,720 poin ke level 559,290.

IHSG kemudian makin tertekan ditutup merosot tajam 177,596 poin (3,05%) ke level 5.643,194. Sementara LQ45 terlihat turun 3,47% atau 19,900 poin ke level 553,110. Tercatat saat ini sebanyak 136 saham naik, 564 saham turun dan 99 saham stagnan.

Sementara itu, bursa regional sore ini terpantau mixed, di antaranya Nikkei yang naik 0,86%, dan Hang Seng yang turun 0,63%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini terkoreksi di hari ketiga ke 3 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia sore ini umumnya mixed di tengah berhentinya serangan militer AS dan Iran yang menahan harga minyak, serta mencermati Wall Street yang ditutup mixed dan Dow Jones mencetak rekor.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan masih bearish, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.171 dan 6.377. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 5,317 dan bila tembus ke level 5,073.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group