Rekomendasi Forex Dolar AS 8 Juli 2026 : Terangkat Kenaikan Harga Minyak

71

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS berakhir naik pada hari Selasa, terdukung pelemahan pasar saham dan kenaikan harga minyak.

Indeks dolar AS berakhir naik 0,26% pada 101,12.

Dolar AS menguat pada hari Selasa di tengah pelemahan pasar saham, yang meningkatkan permintaan likuiditas untuk mata uang tersebut.

Kenaikan dolar AS juga didukung harga minyak mentah yang lebih tinggi pada hari Selasa mendorong ekspektasi inflasi dan dapat mendorong The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.

Ditambah lagi, komentar hawkish dari Presiden Fed New York, John Williams, mendukung dolar, karena ia mengatakan inflasi tetap cukup tinggi.

Namun kenaikan dolar AS dikurangi setelah defisit perdagangan AS pada bulan Mei melebar ke level tertinggi dalam 14 bulan.

Defisit perdagangan AS pada bulan Mei melebar menjadi -$77,6 miliar, defisit terbesar dalam 14 bulan dan faktor negatif bagi PDB kuartal kedua.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya pada tanggal 28-29 Juli sebesar 25%.

Malam nanti akan dirilis risalah pertemuan The Fed, yang dapat menunjukkan sikap hawkish The Fed, dan dapat mendukung dolar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik jika harga minyak lanjutkan kenaikan, yang memicu espektasi kenaikan inflasi yang mendukung dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 100,74-100,62. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 101,06-101,26.