Rupiah Senin Berakhir Melemah Signifikan ke Level Rp18.000/USD; Dollar Global Terkoreksi, Harga Minyak Berkurang

101
Rupiah melemah
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Senin sore ini (27/7), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir melemah signifikan, menambah loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa beranjak turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore melemah 0,61% atau 110 poin ke level Rp 18.000 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.890. Rupiah terpantau di sekitar seminggu terendahnya, setelah berita pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.910 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp18.000, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 18.000.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa beranjak turun setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari area sebulan tertingginya oleh turunnya harga minyak mentah dunia sementara terhentinya gempuran AS ke Iran yang menurunkan tensi geopolitik.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 101,26, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 101,46.

Sementara itu, IHSG Senin di akhir sesi terpantau melemah 17,680 poin (0,29%) ke level 6.178,750, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat di tengah harga minyak yang agak terkoreksi oleh meredanya sejenak konflik AS-Iran, dan investor mencermati pertemuan the Fed minggu ini, serta mencermati Wall Street yang berakhir pekan dengan variatif.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun, Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.

 

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting