IHSG Kamis Pagi Rebound 0,7% ke Level 6.136; Regional Bergerak Variatif, the Fed Pertahankan Suku Bunga

94
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis pagi ini (30/7), terpantau menguat 44,856 poin (0,74%) ke level 6.136,242 setelah dibuka naik ke level 6.110.283.

IHSG bergerak rebound setelah terkoreksi 6 hari pada 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya dibuka mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan investor mencerna keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan serempak terkoreksi signifikan.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah 0,15% atau 27 poin ke level Rp 18.082, dengan dollar AS di pasar uang Asia naik terbatas setelah melemah 2 hari di sesi global sebelumnya, perlahan bangkit dari area 1,5 minggu terendahnya setelah the Fed mempertahankan suku bunganya serta investor mencerna arah yang menantikan hasil pertemuan the Fed dan kebijakan ke depannya.

Rupiah melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 18.082, serta terpantau di sekitar area 2 minggu terendahnya.

Mengawali perdagangannya, IHSG menguat 18,897 poin (0,31%) ke level 6.110.283. Sedangkan indeks LQ45 naik 0,440 poin (0,07%) ke level 608,470. Pagi ini menguat tipis 2,018 poin (0,03%) ke level 6.132,606. Sementara LQ45 terlihat naik 0,65% atau 3,960 poin ke level 611,990.

Tercatat saat ini sebanyak 413 saham naik, 156 saham turun dan 165 saham stagnan.

Sementara itu, bursa Wall Street ditutup pada dini hari tadi dengan ketiga indeks acuannya merosot signifikan di tengah keputusan the Fed mempertahankan suku bunganya dan pasar mencerna perpecahan opini para pengambil keputusan, dan kembali naiknya harga minyak mentah dunia oleh panasnya lagi konflik AS-Iran. Dow Jones berakhir turun 2,20% — loss terburuk dalam 15 bulan terakhir, S&P 500 melemah 1,50%, serta Nasdaq merosot 1,70%. Sedangkan, bursa regional pagi ini terpantau variatif, di antaranya Nikkei yang naik 1,44%, dan Hang Seng yang turun 0,17%.

 

Analis Vibiz Research Center melihat pergerakan bursa kali ini rebound dari 2 minggu terendahnya, sementara bursa kawasan Asia pagi ini umumnya mixed di tengah memanasnya lagi tensi AS-Iran yang mendongkrak harga minyak mentah, dan keputusan the Fed mempertahankan suku bunga, serta mencermati Wall Street yang berakhir serempak terkoreksi signifikan.

Berikutnya IHSG kemungkinan akan berupaya mempertahankan rebound-nya walau terbatas, dengan mengacu kepada fundamental bursa kawasan. Resistance mingguan saat ini berada di level 6.460 dan 6.631. Sedangkan bila menemui tekanan jual di level ini, support ke level 6,002 dan bila tembus ke level 5,839.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group